Seorang perempuan cantik sedang berjalan bersama seorang laki-laki sambil bergelayutan manja di lengan laki-laki itu (mungkin kekasihnya) dengan setengah tertawa berbicara, "hihihihihihi.... lihat gech.... kasiyan ya... ckckckckck...", sambil menunjuk ke arah perempuan yg berjalan berlawanan arah dengannya.
"ufffhhhh.....biarlah
... dia tidak tahu", hal ini yg terpikir di benakkku saat itu dan aku
melangkah masuk ke sebuah mini market.
Saat menghitung barang belanjaan, seorang
kasir dengan raut wajah terpana berkata, "ooohh.... tinggal di YPAC situ
ya", tangannya menunjuk ke arah YPAC ( Yayasan Panti Anak Cacat ) di
seberang mini market tersebut.
"oughh... nggak", aku cuma
tertegun memandang heran.
"oh...maaf", kasir itu balas
menjawab sambil menutup mulutnya dengan tangannya.
Sesaat sebelum melangkahkan kaki keluar dari
mini market tersebut, aku sempat melihat pandangan matanya yang menatap dengan
tatapan mata kasihan sambil berbisik dengan temannya.
------- *****
------- ***** --------- ***** ---------- ***** ---------
"mama .... mungkinkah
aku bisa kembali seperti dulu lagi", tanyaku pada mama yg sedang memijit
kakiku.
"pasti bisa ....
sambil berdoa ... nanti kita sambil cari alternatif pengobatan yg lainnya
lagi", ujarnya.
"tapi mama .... kalo
tidak bisa sembuh lagi ... bagaimana ma. Apa mungkin ada laki-laki yang mau
sama aku, yang sudah seperti ini", tanyaku kembali.
Mama cuma diam sambil
meneteskan air mata ... lalu dia berkata, "mama sedih... mama melahirkan
anak mama dalam kondisi sehat semua, mama gak pernah menyangka kalau dalam
perjalanan ke depannya ... malah seperti ini. Tapi mama yakin kok... semuanya pasti
ada jalan keluarnya", ujarnya lembut sambil terus memijit kakiku sampai
aku tertidur.
------- ***** ------- ***** --------- *****
---------- ***** ---------
>>>
Saat gladi resik "Capping Day".
Ada dua barisan yang berjalan beriringan
menuju panggung.
Saat acara gladi resik dimulai ... kami
semua berjalan beriringan sesuai dengan urutan masing-masing yg sudah disusun.
Ketika kami sedang berjalan menuju panggung
.... seorang dosen menarik lenganku keluar dari barisan dan dia bertanya heran,
"jalannya kok seperti itu?", ujarnya sambil menatap ke arah kakiku.
Teman yg berjalan di belakangku kembali
menarik lenganku masuk ke arah barisan sambil berkata, "nggak ada apa-apa
kok". Dia mengerti keadaanku dan menepuk-nepuk kedua lenganku dan berkata,
"udah... nggak pa-pa".
Dalam hati... bersyukur "Terimakasih
Tuhan", seperti seorang anak yang sedang dilindungi oleh ibunya.
-------
***** ------- ***** ------- ***** ------- ***** -------
Satu tahun kemudian....
>>> Perjalanan Hiking
menuju Pegunungan Merbabu.
"aku mau ikut",
ujarku pada teman yg menawariku saat itu.
Semua sudah berjalan baik, aku
merasa sehat, tidak ada keluhan.... setelah menjalani berbagai pengobatan yang
melelahkan. Dan aku merasa senang bisa kembali menikmati perjalanan mendaki
gunung kembali.
Perjalanan kali ini tidak ada
yang menyangka ... hujan ... dan jalan yg dilalui tidak mudah... terlebih lagi
cuaca yg mulai dingin menggigit dan semakin larut.
Tidak mungkin melanjutkan
perjalanan sampai ke puncak karena berbahaya bagi rombongan.
Esoknya kami memutuskan untuk
pulang ... mungkin satu saat nanti ketika cuaca bersahabat ... akan mencoba
mendaki kembali.
Sampai di rumah ... mandi,
beres-beres seadanya dan langsung terlelap tidur.
Ketika bangun esok harinya ...
tidak menyangka .... ougghh ... salah satu kaki ini tidak bisa bergerak bebas
...
Seperti kembali ke saat yang
lalu....
Dari situ aku mengerti kalau
ternyata ... belum sepenuhnya kembali baik ...
------*****-------*****--------*****--------*****---------
Rangkaian peristiwa ini terjadi
hampir 8 tahun yg lalu... dan tidak mungkin bisa melupakannya dengan mudah....
Sampai akhirnya kejadian pada hari
ini ... mungkin akan menjadi salah satu rangkaian peristiwa yang tidak mudah
dilupakan.
Pelajaran hari ini memperkenalkan
sebutan nama untuk berbagai macam model sepatu ... melalui gambar yang ada di
buku dan contoh yang nyata.
Tidak semua orang memakai sepatu
dengan model yang sama .... dan tentunya tidak semua orang pun juga akan
memakai sepatu seperti yang aku pakai.
Laoshi mengatakan untuk contoh nyata
dari salah satu gambar adalah sepatu yang aku pakai. Dia menjelaskan bahwa
sepatu ini memang cocok utk udara dingin karena hangat dan umum dipakai oleh
orang yang sudah tua. Terkadang di dalam rumah ... jenis sepatu ini juga
dipakai oleh anggota keluarga.
Spontan .... beberapa teman tertawa
....
Aku mengerti apa yang mereka sedang
tertawakan.
Ada salah satu teman perempuan yang
saat itupun tertawa dengan pandangan mata yang tidak biasanya ....
tiba-tiba ..... seperti kembali ke
moment saat itu .... ( hampir 8 tahun yg lalu .... seorang perempuan
cantik dengan setengah tertawa berbicara, "hihihihihihi.... lihat gech....
kasiyan ya... ckckckckck...".)
Aku mengenal cara dia tertawa
seperti ini ... sama seperti waktu itu.
Aku cuma terdiam dan dalam hati
berpikir, "uffhh... biarlah... mereka tidak tahu".
Sesampai di kamar ... aku kembali
teringat semua rangkaian peristiwa-peristiwa unik yg terjadi dlm hidupku.
Hanya .... sesaat meneteskan air
mata .... ketika teringat moment 8 thn yg lalu.
Kembali terulang .... hari ini ...
bertemu dengan seseorang yg mentertawakanku sama seperti waktu itu.
****------****
Tidak ada perasaan benci.... marah ....
ataupun dendam....
Sama seperti orang lain pada umumnya,
mereka tidak tahu dan tidak mengerti ....
Berawal dari kejadian jatuh ...
dan tidak terduga ... akan berlanjut
seperti ini...
Tahun ke tahun ... mulai terbiasa mengerti
bagaimana mencegah dan mengurangi gejala...
selalu waspada dengan udara dingin dan aktivitas yang terlalu melelahkan...
Sampai di tempat ini.... berusaha survive
dengan udara dingin.
Mencari berbagai cara untuk menjaga supaya
kaki ini tetap hangat.... termasuk untuk memilih sepatu.
Di kala cuaca yang tidak bersahabat ....
seperti anak usia umur 1 tahun yang belajar berjalan ... terkadang jatuh dan
berjalan berpegangan pada tembok.
Aku mengerti bahwa keadaan kaki ini tidak
sama dengan orang seusiaku.
Tapi bukan berarti ... lantas berhenti dan
mengasihani diri.
Aku bersyukur .... mampu berjalan sampai
sejauh ini ...
dan aku tidak mau berhenti ... walaupun
selambat dan sesakit apapun kaki ini melangkah...
Life's
go on ... and it's my life.
No comments:
Post a Comment