Wednesday, March 7, 2012

Life’s Go on ...

Seorang perempuan cantik sedang berjalan bersama seorang laki-laki sambil bergelayutan manja di lengan laki-laki itu (mungkin kekasihnya) dengan setengah tertawa berbicara, "hihihihihihi.... lihat gech.... kasiyan ya... ckckckckck...", sambil menunjuk ke arah perempuan yg berjalan berlawanan arah dengannya.


"ufffhhhh.....biarlah ... dia tidak tahu", hal ini yg terpikir di benakkku saat itu dan aku melangkah masuk ke sebuah mini market.

Saat menghitung barang belanjaan, seorang kasir dengan raut wajah terpana berkata, "ooohh.... tinggal di YPAC situ ya", tangannya menunjuk ke arah YPAC ( Yayasan Panti Anak Cacat ) di seberang mini market tersebut.

"oughh... nggak", aku cuma tertegun memandang heran.

"oh...maaf", kasir itu balas menjawab sambil menutup mulutnya dengan tangannya.

Sesaat sebelum melangkahkan kaki keluar dari mini market tersebut, aku sempat melihat pandangan matanya yang menatap dengan tatapan mata kasihan sambil berbisik dengan temannya.

------- ***** ------- ***** --------- ***** ---------- ***** ---------

"mama .... mungkinkah aku bisa kembali seperti dulu lagi", tanyaku pada mama yg sedang memijit kakiku.

"pasti bisa .... sambil berdoa ... nanti kita sambil cari alternatif pengobatan yg lainnya lagi", ujarnya.

"tapi mama .... kalo tidak bisa sembuh lagi ... bagaimana ma. Apa mungkin ada laki-laki yang mau sama aku, yang sudah seperti ini", tanyaku kembali.

Mama cuma diam sambil meneteskan air mata ... lalu dia berkata, "mama sedih... mama melahirkan anak mama dalam kondisi sehat semua, mama gak pernah menyangka kalau dalam perjalanan ke depannya ... malah seperti ini. Tapi mama yakin kok... semuanya pasti ada jalan keluarnya", ujarnya lembut sambil terus memijit kakiku sampai aku tertidur.

------- ***** ------- ***** --------- ***** ---------- ***** ---------

>>> Saat gladi resik "Capping Day".

Ada dua barisan yang berjalan beriringan menuju panggung.
Saat acara gladi resik dimulai ... kami semua berjalan beriringan sesuai dengan urutan masing-masing yg sudah disusun.

Ketika kami sedang berjalan menuju panggung .... seorang dosen menarik lenganku keluar dari barisan dan dia bertanya heran, "jalannya kok seperti itu?", ujarnya sambil menatap ke arah kakiku.

Teman yg berjalan di belakangku kembali menarik lenganku masuk ke arah barisan sambil berkata, "nggak ada apa-apa kok". Dia mengerti keadaanku dan menepuk-nepuk kedua lenganku dan berkata, "udah... nggak pa-pa".

Dalam hati... bersyukur "Terimakasih Tuhan", seperti seorang anak yang sedang dilindungi oleh ibunya.

------- ***** ------- ***** ------- ***** ------- ***** -------

Satu tahun kemudian....
>>> Perjalanan Hiking menuju Pegunungan Merbabu.

"aku mau ikut", ujarku pada teman yg menawariku saat itu.

Semua sudah berjalan baik, aku merasa sehat, tidak ada keluhan.... setelah menjalani berbagai pengobatan yang melelahkan. Dan aku merasa senang bisa kembali menikmati perjalanan mendaki gunung kembali.

Perjalanan kali ini tidak ada yang menyangka ... hujan ... dan jalan yg dilalui tidak mudah... terlebih lagi cuaca yg mulai dingin menggigit dan semakin larut.
Tidak mungkin melanjutkan perjalanan sampai ke puncak karena berbahaya bagi rombongan.
Esoknya kami memutuskan untuk pulang ... mungkin satu saat nanti ketika cuaca bersahabat ... akan mencoba mendaki kembali.

Sampai di rumah ... mandi, beres-beres seadanya dan langsung terlelap tidur.
Ketika bangun esok harinya ... tidak menyangka .... ougghh ... salah satu kaki ini tidak bisa bergerak bebas ...
Seperti kembali ke saat yang lalu....
Dari situ aku mengerti kalau ternyata ... belum sepenuhnya kembali baik ...

------*****-------*****--------*****--------*****---------

Rangkaian peristiwa ini terjadi hampir 8 tahun yg lalu... dan tidak mungkin bisa melupakannya dengan mudah....

Sampai akhirnya kejadian pada hari ini ... mungkin akan menjadi salah satu rangkaian peristiwa yang tidak mudah dilupakan.

Pelajaran hari ini memperkenalkan sebutan nama untuk berbagai macam model sepatu ... melalui gambar yang ada di buku dan contoh yang nyata.
Tidak semua orang memakai sepatu dengan model yang sama .... dan tentunya tidak semua orang pun juga akan memakai sepatu seperti yang aku pakai.
Laoshi mengatakan untuk contoh nyata dari salah satu gambar adalah sepatu yang aku pakai. Dia menjelaskan bahwa sepatu ini memang cocok utk udara dingin karena hangat dan umum dipakai oleh orang yang sudah tua. Terkadang di dalam rumah ... jenis sepatu ini juga dipakai oleh anggota keluarga.

Spontan .... beberapa teman tertawa ....
Aku mengerti apa yang mereka sedang tertawakan.
Ada salah satu teman perempuan yang saat itupun tertawa dengan pandangan mata yang tidak biasanya ....
tiba-tiba ..... seperti kembali ke moment saat itu ....  ( hampir 8 tahun yg lalu .... seorang perempuan cantik dengan setengah tertawa berbicara, "hihihihihihi.... lihat gech.... kasiyan ya... ckckckckck...".)
Aku mengenal cara dia tertawa seperti ini ... sama seperti waktu itu.
Aku cuma terdiam dan dalam hati berpikir, "uffhh... biarlah... mereka tidak tahu".

Sesampai di kamar ... aku kembali teringat semua rangkaian peristiwa-peristiwa unik yg terjadi dlm hidupku.
Hanya .... sesaat meneteskan air mata .... ketika teringat moment 8 thn yg lalu.
Kembali terulang .... hari ini ... bertemu dengan seseorang yg mentertawakanku sama seperti waktu itu.

****------****

Tidak ada perasaan benci.... marah .... ataupun dendam....
Sama seperti orang lain pada umumnya, mereka tidak tahu dan tidak mengerti ....

Berawal dari kejadian jatuh ...
dan tidak terduga ... akan berlanjut seperti ini...
Tahun ke tahun ... mulai terbiasa mengerti bagaimana mencegah dan mengurangi gejala...
selalu waspada dengan udara dingin dan aktivitas yang terlalu melelahkan...

Sampai di tempat ini.... berusaha survive dengan udara dingin.
Mencari berbagai cara untuk menjaga supaya kaki ini tetap hangat.... termasuk untuk memilih sepatu.
Di kala cuaca yang tidak bersahabat .... seperti anak usia umur 1 tahun yang belajar berjalan ... terkadang jatuh dan berjalan berpegangan pada tembok.

Aku mengerti bahwa keadaan kaki ini tidak sama dengan orang seusiaku.
Tapi bukan berarti ... lantas berhenti dan mengasihani diri.
Aku bersyukur .... mampu berjalan sampai sejauh ini ...
dan aku tidak mau berhenti ... walaupun selambat dan sesakit apapun kaki ini melangkah...

Life's go on ... and it's my life.

No comments:

Post a Comment