Wednesday, March 7, 2012

MY MOTHER ALWAYS USED TO SAY


Teruntuk mama-ku yang selalu berkata ... " Kamu baru akan mengerti saat kamu punya anak nanti ".
Saat inipun, aku berusaha untuk mengerti.


Seperti umumnya wanita, aku harus terlebih dahulu dikaruniai anak (khususnya anak perempuan) sebelum dapat sepenuhnya menghargai mama-ku dan hutang budiku kepada beliau.

Perkataan beliau selalu terngiang ketika aku mendapati diriku dan berkata, "Mama-ku selalu bilang ...."

Kebijaksanaan yang terkumpul dari generasi ke generasi diturunkan dari ibu ke anak perempuannya melalui cara ini. Dan aku tidak ragu.. bahwa kelak ... anak perempuanku akan meneruskan tradisi ini.

Kita adalah produk ibu dan nenek kita. Perpaduan yang lucu antara nilai dan prasangka, dongeng ibu-ibu tua dan kata-kata bijaksana kuno, meninggalkan jejaknya di dalam diri kita saat dewasa.

Hingga saat inipun ... aku tidak dapat melubangi telingaku lebih dari satu, membuat tindik di area tubuh lain selain dari telinga yang sudah ditindik oleh mama sejak kecil, ataupun mewarnai rambutku, apalagi berteriak memaki orang di depan umum.

Mama adalah pembimbing kita dalam segala sesuatu dan mengetahui semua hal. Beliau menjadi inspirasi pertama kita, beliau mencintai kita dan berharap kita dapat bertumbuh serta membuatnya bangga.

Mama menetapkan peraturan dan ketika logika gagal untuk dijadikan alasan... beliau masih mempunyai satu kalimat pamungkas,
" Karena aku adalah mama-mu ... dan mama selalu mengusahakan yang terbaik buat kamu .. maka turuti saja kata mama !!! "

No comments:

Post a Comment