Friday, September 7, 2012

What's happened in Indonesia?


Ada teman dr Cameroon, nanya "Hi, I've read on news your country is really famous with corruption everywhere"
*melongo sambil pegang jidat pura2 mikir ..
Sambil b'kelit sedikit, "I think every place in the world has bad people include the corruptor"
Dibales lg, "yeap I know that, I see it on news and the corruption scandal on your country has been happened from a long time ago and your country's government seems difficult to stop it because many corruptor are on government"
*tmbh bengong lg

Sdikit pembicaraan diatas sdkt m'buka mata ttg negara tercinta-q di mata dunia.
wow .. Indonesia selain t'kenal dg alamnya yg indah, suku yg beraneka ragam, penduduknya yg ramah, juga tingkat korupsi yg merajai kelas atas di tingkat dunia.
It's amazing ..

T'kdg b'pikir tdk tahu kemana moral rakyat bangsa ini ..
Melihat pemerintahan di negara lain dmn masyarakatnya tdk mengenal agama dan Tuhan, tapi ketika skandal kesalahan sdh mulai tercium oleh media (belum proses peradilan lo) satu persatu mengajukan surat pengunduran diri karena malu.
What's happened in Indonesia? masyarakat yg beragama dan dikenal santun .. yg selalu menyebut nama Tuhan ketika diwawancarai .. pada akhir-x msk bui juga .. malah ada yg kabur keluar negeri .. ada jg yg pura2 sakit utk m'hindar dr proses peradilan.

Adakah yg salah dlm proses pendidikan pembentukan karakter anak bangsa ini?
Seluruh elemen masyarakat wajib utk berefleksi .. bahkan sampai ke komunitas terkecil di dlm keluarga.

Mengapa Australia yg dulu nenek moyangnya berasal dr tahanan kriminal Inggris kini mampu masuk 10 negara TERBAIK untuk tempat tinggal & memiliki tingkat kriminalitas terendah di dunia? (Melbourne terbaik)

Mengapa Indonesia yg dulu nenek moyangnya berasal dr orang-orang yg santun, ramah & berbudi pekerti luhur kini masuk dlm kelompok negara gagal dunia, dgn tingkat KORUPSI no. 3 di dunia dgn tingkat kriminalitas yg sangat tinggi & moral yg sangat rendah?

Mungkinkah kesalahan itu bermuara pada "sistem pendidikan dan ajaran moral agama yang salah" yang di jalankan oleh pemberi kebijakan?

Para Pendidik & Guru di Australia lebih khawatir jika anak-anak didik mereka tidak jujur, tidak mau mengantri dgn baik, tdk memiliki rasa empati, tdk hormat pada orang lain, dan memiliki etika moral rendah daripada mereka tdk bisa membaca, menulis & berhitung.

Para Guru di Australia lebih prihatin jika para murid mereka memiliki prilaku moral yg kurang baik daripada memiliki prestasi nilai akademik yg kurang baik. Mengapa ?
Krn menurut mereka utk membuat anak mampu membaca menulis & berhitung atau menaikkan nilai akademik, kita hanya perlu waktu 3 sampai 6 bulan saja utk secara intensif mengajarkannya. Tapi untuk mendidik perilaku moral seorang anak, kita membutuhkan waktu lebih dari 15 tahun untuk mengajarkannya.

Mengajarkan baca tulis, berhitung bisa di ajarkan kapan saja, bahkan jika seandainya mereka sudah dewasa & tua sekalipun masih bisa dilakukan. Sementara mengajarkan Etika Moral waktunya sangat terbatas, dimulai sejak kecil & berakhir saat mereka kuliah.
Bgmn dg mengubah perilaku moral orang dewasa yg terlanjur rusak dan buruk? hmmm ... hampir sebagian besar orang tidak mampu melakukannya.

Tdk b'maksud m'bandingkan antara negara qt dan negara tetangga qt di Australia .. tetapi alangkah baik-x qt sama2 m'introspeksi & m'evaluasi proses.
Ada akibat pst ada sebab ..

Orangtua dan lingkungan adl kelompok yg sgt menentukan perkembangan karakter dan moral anak bangsa ini.
Semuanya dimulai dr tingkat yg plg kecil ..
M'berikan pendidikan yg b'fasilitas itu baik bagi anak2 .. tapi memberikan pendidikan yg b'karakter dan b'moral itu jauh lbh penting.

No comments:

Post a Comment